Rabu, November 26, 2025
  • privacy-police
  • term of service
No Result
View All Result
Gagal Pintar
Advertisement
  • Beranda
  • Ekonomi & Keluarga
  • Mindset & Persepsi
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Internet
  • Media & Informasi
  • Beranda
  • Ekonomi & Keluarga
  • Mindset & Persepsi
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Internet
  • Media & Informasi
No Result
View All Result
Gagal Pintar
No Result
View All Result

DHCP Client vs Route di MikroTik: Jangan Sampai Salah Pilih!

DHCP Client vs Route

admin-gagal by admin-gagal
24 November 2025
in Teknologi & Internet
0
DHCP Clinet VS Route

1. Pendahuluan: Mana yang Harus Dipakai?

DHCP Client vs Route ? ketika baru belajar konfigurasi MikroTik RouterBoard, kita sering menemukan dua metode untuk menghubungkan router ke internet: DHCP Client dan IP Route.

You might also like

Jangan Sampai Keliru! RouterBoard vs MikroTik: Apa Bedanya?

Dari Hobi Jadi Profesi: 4 Panduan Lengkap Memulai Karir Sebagai Freelance Teknisi Jaringan

Tapi, apa sebenarnya perbedaan keduanya? Kenapa di beberapa tutorial ada yang pakai DHCP Client, sementara yang lain pakai IP Route secara manual? Nah, kita akan bahas tuntas di sini biar gak bingung lagi!


2. Apa Itu DHCP Client?

DHCP Client adalah fitur yang memungkinkan router mendapatkan alamat IP dan informasi jaringan secara otomatis dari ISP tanpa perlu setting manual.

Singkatnya, DHCP Client itu seperti “mesin otomatis” yang mengambil IP, Gateway, DNS, dan konfigurasi lainnya langsung dari ISP.

Fungsi utama DHCP Client:
✅ Menghubungkan router ke jaringan ISP tanpa ribet
✅ Mendapatkan IP, DNS, dan Gateway secara otomatis
✅ Cocok untuk pemula atau pengguna yang ingin cara praktis

Contoh Kasus:
Kamu berlangganan internet dari ISP A, tapi ISP tidak memberikan IP statis dan hanya menyediakan IP secara otomatis. Dalam kasus ini, router harus dikonfigurasi sebagai DHCP Client agar bisa mendapatkan IP langsung dari ISP.

Cara Konfigurasi DHCP Client di MikroTik:
1️⃣ Masuk ke WinBox → IP → DHCP Client
2️⃣ Klik + (Tambah DHCP Client Baru)
3️⃣ Pilih Interface yang terhubung ke ISP (biasanya Ether1)
4️⃣ Centang Use Peer DNS dan Use Peer NTP supaya otomatis mendapatkan DNS & NTP
5️⃣ Pastikan Add Default Route = yes (agar trafik internet diarahkan ke ISP)
6️⃣ Klik Apply → OK

Setelah langkah ini, router sudah bisa terhubung ke internet tanpa setting manual. Gampang, kan?


3. Apa Itu IP Route?

IP Route (routing) adalah metode untuk mengatur lalu lintas jaringan berdasarkan tabel rute. Beda dengan DHCP Client yang otomatis, IP Route harus dikonfigurasi secara manual.

Fungsi utama IP Route:
✅ Menentukan jalur komunikasi antar jaringan
✅ Memberikan kontrol penuh terhadap jalur trafik
✅ Cocok untuk pengguna yang butuh konfigurasi lanjutan

Contoh Kasus:
ISP A memberikan IP statis dengan informasi berikut:

  • IP: 192.168.1.2/24
  • Gateway: 192.168.1.1

Dalam hal ini, kita perlu mengatur IP Route secara manual supaya router bisa mengenali jalur ke internet.

Cara Konfigurasi IP Route di MikroTik:
1️⃣ Masuk ke WinBox → IP → Address
2️⃣ Tambahkan IP Address untuk Ether1 (contoh: 192.168.1.2/24)
3️⃣ Masuk ke IP → Route
4️⃣ Klik + (Tambah Route Baru)
5️⃣ Pada dst-address, isi 0.0.0.0/0 (default route)
6️⃣ Pada Gateway, masukkan 192.168.1.1
7️⃣ Klik Apply → OK

Jika berhasil, status akan muncul sebagai “Active – Static”, menandakan koneksi ke ISP sudah berjalan dengan baik.

📌 Tambahan: Jangan lupa setting NAT masquerade di IP → Firewall → NAT, agar semua perangkat di jaringan bisa mengakses internet.


4. Perbedaan DHCP Client vs Route

Biar makin jelas, kita lihat perbandingan antara DHCP Client dan IP Route:

AspekDHCP ClientIP Route (Static Route)
FungsiMendapatkan alamat IP otomatis dari ISPMenentukan jalur trafik jaringan secara manual
KonfigurasiOtomatis, cukup aktifkan DHCP ClientHarus setting IP & Gateway secara manual
TujuanMenghubungkan router ke internet tanpa ribetMengatur jalur trafik antar jaringan
KegunaanCocok untuk pemula & jaringan sederhanaCocok untuk jaringan kompleks dengan banyak jalur

DHCP Client vs Route

Kesimpulan: Pilih yang Mana, DHCP Client vs Route?

✅ Gunakan DHCP Client jika:
✔️ Ingin cara cepat dan otomatis
✔️ ISP tidak memberikan IP statis
✔️ Tidak perlu konfigurasi routing yang kompleks

✅ Gunakan IP Route jika:
✔️ ISP memberikan IP statis
✔️ Butuh kontrol lebih pada trafik jaringan
✔️ Mau mengatur lebih dari satu jalur internet (multi-WAN)

Sekarang, kamu sudah tahu perbedaan antara DHCP Client dan IP Route di MikroTik RouterBoard. Jadi, gak bakal bingung lagi saat setting router!

Source: gagalpintar.com
Previous Post

5 Kondisi yang Membuat Kita Terlihat Gagal Pintar

Next Post

Jangan Sampai Keliru! RouterBoard vs MikroTik: Apa Bedanya?

admin-gagal

admin-gagal

Related Posts

Jangan Sampai Keliru! RouterBoard vs MikroTik: Apa Bedanya?
Teknologi & Internet

Jangan Sampai Keliru! RouterBoard vs MikroTik: Apa Bedanya?

by admin-gagal
25 November 2025
Karir Sebagai Freelance Teknisi Jaringan
Teknologi & Internet

Dari Hobi Jadi Profesi: 4 Panduan Lengkap Memulai Karir Sebagai Freelance Teknisi Jaringan

by admin-gagal
24 November 2025
Next Post
Jangan Sampai Keliru! RouterBoard vs MikroTik: Apa Bedanya?

Jangan Sampai Keliru! RouterBoard vs MikroTik: Apa Bedanya?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

DHCP Clinet VS Route

DHCP Client vs Route di MikroTik: Jangan Sampai Salah Pilih!

24 November 2025
5 Kesalahan Umum Yang Buat Kita Gagal Pinter Setting Mikrotik

5 Kesalahan Umum Yang Buat Kita Gagal Pinter Setting Mikrotik

24 November 2025

Kategori

  • Kehidupan Sehari-hari
  • Mindset & Persepsi
  • Teknologi & Internet

Don't miss it

Jangan Sampai Keliru! RouterBoard vs MikroTik: Apa Bedanya?
Teknologi & Internet

Jangan Sampai Keliru! RouterBoard vs MikroTik: Apa Bedanya?

25 November 2025
DHCP Clinet VS Route
Teknologi & Internet

DHCP Client vs Route di MikroTik: Jangan Sampai Salah Pilih!

24 November 2025
Kita Terlihat Gagal Pintar
Mindset & Persepsi

5 Kondisi yang Membuat Kita Terlihat Gagal Pintar

24 November 2025
10 Tips Untuk Kamu Yang Baru Mulai Masuk Dunia Kerja
Kehidupan Sehari-hari

Baru Masuk Dunia Kerja ? Ini 10 Tips Untuk Kamu.

24 November 2025
Karir Sebagai Freelance Teknisi Jaringan
Teknologi & Internet

Dari Hobi Jadi Profesi: 4 Panduan Lengkap Memulai Karir Sebagai Freelance Teknisi Jaringan

24 November 2025
5 Kesalahan Umum Yang Buat Kita Gagal Pinter Setting Mikrotik
Mindset & Persepsi

5 Kesalahan Umum Yang Buat Kita Gagal Pinter Setting Mikrotik

24 November 2025
Gagal Pintar

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Kehidupan Sehari-hari
  • Mindset & Persepsi
  • Teknologi & Internet

Browse by Tag

backup mikrotik bandwidth management belajar jaringan dns mikrotik firewall mikrotik freelance teknisi jaringan hotspot mikrotik jasa setting wifi karir IT keamanan jaringan konfigurasi mikrotik manajemen bandwidth mikrotik mikrotik routerboard nat mikrotik network engineering portofolio jaringan queue mikrotik teknisi jaringan tips freelance UKM internet

Recent News

Jangan Sampai Keliru! RouterBoard vs MikroTik: Apa Bedanya?

Jangan Sampai Keliru! RouterBoard vs MikroTik: Apa Bedanya?

25 November 2025
DHCP Clinet VS Route

DHCP Client vs Route di MikroTik: Jangan Sampai Salah Pilih!

24 November 2025

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.